Postingan

Menampilkan postingan dengan label the way we are

Trip to Raja Ampat

Gambar
Long wiken libur Lunar new year kami kami berkesempatan ke Raja Ampat.... Walaupun tidak fullteam karena Kakak dan Uda tidak libur, semoga lain waktu Uda Kakak juga berkesempatan ke R4.  Masyaa Allah.... sungguh indah luar biasa... tak henti henti decak kagum melihat laut dan pantai beningnya... Kami berangkat Jumat dini hari jam 01.00 WIB dan sampai di Sorong pukul 07.00 WIT. Menempuh perjalanan sekitar 3 jam 50 menit direct flight Jakarta ke Sorong. Sampai di Sorong, sarapan duyuuuu.... entah namanya dimana, tapi masakan Jawa... ada nasi kuning, nasi pecel dan nasi uduk. Ada juga warung nasi Jawa di sana.  Namun porsi papua memang.... pesan setengah aja gak habis. Perjalanan dari Sorong ke Raja Ampat ditempuh sekitar 2 jam by speed boat. Lumayaaan karena ombak saat berangkat agak besar jadi rada rada mabok laut. Mahalnya berlibur ke R4 adalah karena lokasi pulau pulaunya banyak dan mesti naik speedboat antar pulaunya. Fasilitas lumayan oke dan bersih. Kami menginap di...

my boy my bodyguard...

Gambar
Waktu cepat sekali berlalu,  sekarang uda sudah kelas 3 SMP. Belum lama ini masih keliling kompleks pake stroller, pura pura sakit perut kalau bulan puasa dan bilang pas wudhu kumur kumur ketelan air, belajar naik spedah. Sekarang tingginya melebihi saya dan Bapaknya. 
Gambar
Sebenarnya tidak bemaksud mengoleksi jam. Aku suka mengumpulkan benda benda kucing ketika kuliah, koleksi prangko saat sd sampai kuliah, dan skarang suka mengumpulkan sabun... Walopun tidak bermaksuk untuk koleksi... Namun jam jam ini punya sejarah juga... Ada yang hadiah dan ada yang punya kenangan tersendiri. Jam al fajr kiri paling atas dan sudut kanan bawah dibeli saat naik haji, untuk oleh oleh buat fgh. Kami beli 3 untuk masing masing anak namun hanya 2 desain. Sukanya karena setiap waktu azan ada suara azan masjidil haram. Jam bulat besar atas kanan hadiah dari teman teman sdm ubp priok saat aku pindah dari ubp priok ke cogindo. Jamnya unik karena jarang keliatan di pasaran... Diameternya sekitar 75 cm. Jam tengah kiri hadiah belanja dari informa. Waaah senangnya soalnya jam weker kuno besar diameter kitar 25 cm. Paling bawah kiri jam pertama yang kami beli saat tinggal di Bumi rumah skarang. Kami beli di itc ambasador. Sampai sekarang dipajang di ruang tengah. Bersejarah......

Kok sendiri?

Hari ini saya menghadiri pesta pernikahan putra dari bapak Djoko Hatowo Dirut dari PT IP. Yang pasti karena Bapak gak pulang ke Jakarta, saya minta ditemani oleh anak anak menhadiri undangan Dan ternyata faiz dan Haura lebih milih main di rumah daripada nemani saya kondangan. Mungkin klo aku rayu rayu dengan iming iming mreka mau. Namun brubung ada teman yang juga gan bisa ditemani suaminya jadi aku janjian. Pergi pesta sendiri? Begini rasanya rupanya. Kalo diitung gak cukup jari tangan jumlah yg nanyain, kenapa datang sendiri. Hmmmm... Awalnya kujawab bahwa bapaknya fgh di luarg kota. Lama lama capek juga. He he he Mungkin begitu juga dengan bapak di sana. Pasti banyak juga yang brtanya mana Ibu? Jarak yang memisahkan, smoga hati tetap selalu didekatkan. Biasanya setiap wiken kita bersama, sore ini nganter anak anak ke toko buku. Berasa banget kangennya dengan bapak.... - Posted using BlogPress from my iPad

Tiga pria pujaan

Gambar
Ini adalah tiga pria yang bikin hati kangen kalo pergi... Yang satu bintang kecilku yang sudah tumbuh remaja, kini tinggal di pesantren. Yang satu lagi mantan pacar yang sementara waktu karena tugas juga pergi. Hiiiiiks.... Tinggalah bocah usil tengilku, Faiz yang bikin hari hari terasa hidup.... Jauh dari orang orang tercinta ntuk suatu tugas Insya Allah karena Allah. Kalau istilah anak muda skarang LDR, Long Distance Relationship... He he he... Tidak mudah mejalani LDR. Terutama karena selama ini sudah hampir 14 tahun bersama, kemana mana bersama kemudian hanya mendengarkan suara dibalik telpon atau bertemu menggunakan facetime. Tiap pagi ke kantor dan pulang kantor bersama. Semoga Allah memperkuatkan hati kami, menjaga dia untuk saya dan hanya saya untuk dia... Memberkahi kehidupan keluarga kami... Insya Allah Bapak menjalankan tugas ini adalah jihat, untuk menafkahi kluarga kami. Aamiin ya Rabb *tidak tahan menahan aer mata.... Huuuuuu.....huu..hu* Foto dibawah diambil di D...

Adaptasi

Adaptasi dalam hidup selalu kita lalui...  Dalam keluarga dimulai dengan adaptasi sepasang suami istri. Saling menerima apa adanya dan juga adaptasi keluarga yang berbeda latar belakang. Adaptasi kedua kemudian dengan hadirnya buah hati... kehidupan menjadi semakin sempurna. Bertambahnya anggota keluarga mencuri perhatian. Kehidupan mengalami perubahan... Menjalankan peran sebagai orang tua. Adaptasi di sekolah, dan dunia kerja juga tak lepas dari kehidupan... Manusia memang bertahan dalam hidupnya dengan memiliki kemampuan adaptasi. Sehingga kemampuan ini harus dapat juga menjadikan kita matang dan berkembang kemampuan mengelola emosional dan juga dalam human relation skill. Menyesuaikan hal hal yang belum biasa kita lakukan... Bukan berarti mengikuti semua hal hal baru tersebut, tetapi terbiasa dengan hal hal baru tersebut sehingga kehidupan kita dalam berinteraksi dapat berjalan dengan baik. Adaptasi dengan lingkungan kerja... Atasan baru, lingkungan baru, teman baru  d...