Postingan

Menampilkan postingan dengan label FGHKU

Bahagia #DirumahAja

Gambar
Tak pernah terbayangkan adanya pandemi covid19.  Sama halnya seperti pertama terjadi tsunami tahun 2004, belum terbayangkan adanya bencana ini sebelumnya. Memang kalau Allah menentukan terjadi maka terjadilah. Waktu pertama mendengar kejadian pertama kali di Wuhan juga tak terbayang virus ini sampai ke Indonesisa. Waktu mahasiswa Indonesia yang berada di Wuhan dipulangkan setelah karantina di Pulang Natuna, di Indonesia masih merasa itu hal yang mustahil  Sampai kasus pertama di Indonesia ditemukan pertama kalinya.... Bukan soal disiplin dan bukan, juga soal berserah diri saja sama Yang Maha Kuasa. Negara negara maju yang kita kenal paling disiplin pun malah paling tinggi tingkat terpaparnya. Tingkat penyebaran virus ini merupakan cerminan tingkat kerjasama warga negara... Kita tidak bisa sendiri sendiri membasmi... namun kerjasama semua warga untuk tetap patuh pada phisical distancing. Pantes pernah melihat polisi marah marah sama warga, sambil ngomel " saya su...

Puisi paliiiiiiiing indah

Gambar
Pagi itu saat bangun mama membuka whats ap.... ada kiriman jam 3 pagi hari dari kakak berupa video. Kukira seperti biasa kita saling numpang foto, pdf atau semacamnya di wa... Kadang kakak nyimpen tugas pun di wa mama. 💙. Saya intip kirimannya... pelan pelan air mata ini basah... rupanya ada kiriman video dan puisi indah menyatu dalam diri ini. Video yang tulus darinya.... menyentuh dan buat hati ini terharu. Terima kasih cintaaaa... mama bangga padamu Cin, kamu tetap putri kecil mama, hangat, penyejuk jiwa Mama dan Bapak. 🥰😍

Raya di Brunei

Gambar
Lebaran tahun ini kami berhari raya di Brunei pada hari raya kedua dari jakarta setelah berkumpul dengan keluarga besar di Jakarta.. Ini merupakan traveling religi yang menyenangkan. Keputusan ke Brunei memang sedikit mendadak...  Pas banged karena kami tidak mudik ke Payakumbuh mencoba mencari alternatif liburan kemana mana kok mahal.... dan pas coba liat di traveloka tiket ke Brunei masih tersedia dan bapak serta FGH setuju langsung book tiket pesawat. Walaupun hanya beberapa hari di sini, karena dari cerita browsing di internet  bisa mengunjungi pusat wisata penting Brunei hanya dalam 1 hari. Kami naik Royal Brunei Airlines,  dengan menempuh 2.5 jam dari Jakarta. Sebagian dari penumpang hanya transit menuju ke beberpa negara lain termasuk Dubai. Pengalaman menarik naik royal brunei dengan nuansa Islami.  Jangan bayangkan Bandar Seri Begawan ramai seperti di Jakarta.  Walaupun demikian kotanya tertib dan tidak macet. Sesampai di Bandara kami dijemput driver ho...